Kamis, 23 Februari 2017

Karya Ilmiah Usaha Percetakan

KARYA ILMIAH LINGKUNGAN BISNIS
“USAHA PERCETAKAN ”


Image result for amikom 


 

Disusun Oleh:
Nama         : Feri Avriyanti
NPM         : 16.02.9494
Kelas         : D3 Manajemen informatika

UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK 2016/2017



ABSTRAK
            Mendirikan usaha percetakan saat ini peluangnya sangatlah besar, karena di jaman yang modern seperti sekarang ini teknologi berkembang secara pesat. Tidak sedikit dari semua kalangan baik anak-anak, remaja bahkan dewasa mempunyai benda yang berhubungan dengan dunia grafis. Maksud dunia grafis disini yaitu menghasilkan benda dengan menggunaka sentuhan design grafis. Segai contoh yaitu: pamflet, pin, baleho, spanduk, stiker, poster, gambar pesaingnya pun juga banyak.
            Namun disamping peluangnya yang dibilang sangat besar,tapi pesaingnya pun juga banyak. Kecil kemungkinan kalau disetiap daerah belum ada yang membuka usaha tentang Digital Printing, tetapi pasti masih ada celah bagi orang yang mepunyai minat  untuk membuka usaha tersebut.seperti di pedasaan yang jauh dari perkotaan disitulah kita dapat memulai bisnis kita tentang percetakan, karena besar kemungkinan seseorang lebih memilih membuka usaha di daerah kota.
            Tetapi untuk membuka usaha percetakan dibutuhkan modal yang lumayan besar, tidak hanya modal uang tetapi ilmu tentang desain grafis. Untuk saat ini memang saya belum bisa untuk mendirikan usaha percetakan atau digital printing, tetapi dengan belajar di Universitas Amikom Yogyakarta saya akan lebih mengetahui tentang bagaimana membuat design yang bagus dan banyak peminatnya. Dengan begitu maka itu akan menjadi modal awal dalam memulai bisnis. Kita dapat berhasil menjadi pengusaha jika kita mempunyai semangat yang tinggi dan tekad yang tinggi pula, serta tidak mudah menyerah.

LATAR BELAKANG
            Perkembangan teknologi yang canggih di zaman modern saat ini sangatlah pesat, begitu juga dengan informasi tentang apa yang sedang terjadi yang mudah didapatkan oleh banyak orang, karena pengaruh perkembangan teknologi tersebut. Banyak perusahaan baik besar maupun kecil mempromosikan usahanya di media internet, mereka juga dapat mempromosikan usaha mereka dengan menggunakan media percetakan seperti pamflet, baleho, brosur dan masih banyak lagi.
            Maka disitulah peluang besar bagi pengusaha percetakan atau digital printing,mengingat perusahaan di dunia ini sngat lah banyak dan semakin berkembang.

TUJUAN
1.      Penulisan karya ilmiah ini dilakukan untuk memenuhi tugas kampus.
2.      Memberikan contoh peluang usaha yang menjanjikan.
3.      Memberikan informasi bagi orang lain dalam dunia bisnis.

PEMBAHASAN
Digital Printing, adalah sebuah Metode Percetakan dari Gambar berbasis Digital, yang biasanya berupa File, kemudian bisa langsung dicetak di berbagai Media dengan cara yang Instan dan Cepat. Digital Printing merupakan Hasil Inovasi Perkembangan dari Metode Percetakan yang konvensional, yang muncul seiring dengan Kemajuan Teknologi Dunia yang sudah masuk di Era Digital.
Kelebihan Digital Printing :
  • Waktu Produksi Jauh Lebih Cepat
  • Bisa Mencetak / Print jumlah sesuai keinginan ( Print On Demand ), tanpa harus ada Minimal Order, bahkan untuk mencetak dalam satuan.
  • Proses Produksi Mencetak lebih Ringkas, dan Hasil Cetak / Print bisa langsung kelihatan.
  • Tenaga Kerja yang lebih sedikit karena Proses Produksi yang lebih sedikit.
  • Proses Kerja yang tidak Rumit, sehingga mudah dilakukan meski oleh Pemula dalam Bisnis Digital Printing.
Kekurangan Bisnis Digital Printing :
  • Dalam Hitungan Satuan Cost Produksi lebih tinggi dibanding Percetakan Offset / Sablon.
  • Alur Kerja yang cukup Mudah, Ringkas dan Sederhana membuat banyak Pelaku Usaha yang melirik Bisnis Digital Printing ini sehingga memunculkan Persaingan yang cukup tinggi di Bidang ini.

Perhitungkan Target Pasar

Memulai bisnis percetakan harus memperhatikan jumlah target pasar atau konsumen. Rata-rata lokasi dari bisnis percetakan digital ini berada di tempat ramai seperti dekat jalan raya, kampus, sekolah, pusat kota atau pusat kegiatan usaha. Tujuan dari pemilihan tempat tersebut dimaksudkan untuk mendapatkan jumlah konsumen dalam jumlah besar. Tetapi tidak ada salahnya jika anda membuka usaha ini di pedesaan. Memulai usaha percetakan dengan modal kecil harus lebih menekan biaya pembelian mesih digital printing. Anda bisa membeli mesin yang bekas tapi kualitasnya masih bagus.

Artikel usaha rumah makan

ARTIKEL LINGKUNGAN BISNIS
“USAHA RUMAH MAKAN”


Image result for amikom 


 

Disusun Oleh:
Nama         : Feri Avriyanti
NPM         : 16.02.9494
Kelas         : D3 Manajemen informatika


UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK 2016/2017



ABSTRAK
          Bisnis usaha rumah makan merupakan bisnis berskala rumah tangga yang peluangnya sangatlah besar sedari dulu hingga sekarang. Setiap manusia pasti membutuhkan makanan, karena makanan merupakan kebutuhan pokok bagi setiap makhluk hidup baik anak-anak, remaja, dewasa, hingga orang tua. Apalagi di jaman sekarang ini, yang kebanyakan seorang wanita memilih menjadi wanita karir, setiap hari mereka bekerja dari pagi hingga sore hari bahkan malam hari. Sepulang dari kerja pastilah mereka lelah sehingga tidak sempat untuk memasak untuk keluarganya. Mereka lebih memilih untuk pergi keluar bersama keluarga untuk mencari makan. Maka tidak mengherankan jika pelaku bisnis rumah makan sering kebanjiran pelanggan.
         Semakin banyaknya pertumbuhan penduduk maka banyak pula kebutuhan akan pangan yang harus disediakan.

PEMBAHASAN
            Dalam dunia bisnis makanan memang sangat penting dan sangat dibutuhkan bagi kehidupan sehari-hari, mengingat pangan sebagai kebutuhan pokok bagi tubuh. Dalam kesempatan kali ini saya akan membahas tentang usaha rumah makan padang.

Image result for usaha rumah makan padang
http://cdn.bisnisukm.com/2011/11/masakan-padang.jpg

Bagi anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan rumah makan yang satu ini. Ya sesuai dengan namanya Rumah Makan Padang menyajikan berbagai macam masakan yang berasal dari Padang ibukota dari provinsi Sumatera Barat. Tak jarang bahwa setiap rumah makan padang selalu ramai pembeli, karena hampir di seluruh daerah terdapat rumah makan padang. Di kota-kota besar bahkan kecil sekali pun pasti kita dengan mudahnya menemukan rumah makan Padang.
Ada banyak menu yang ditawarkan di rumah makan padang ini, menu yang paling terkenal yaitu rendang. Membuka usaha rumah makan Padang bisa menjadi salah satu usaha yang bisa anda coba. Dengan harga yang lumayan murah untuk semua kalangan ditambah rasa makanannya yang kaya akan rempah-rempah menjadikan makanan ini cocok untuk lidah orang Indonesia.
Kelebihan Usaha Rumah Makan Padang
Adapun kelebihan ketika anda mendirikan bisnis rumah makan padang, diantaranya yaitu:
·         harga yang relatif murah,sehingga rumah makan Padang menjadi primadona di masyarakat.
·         Rumah makan padang biasanya selalu laris di serbu oleh para penikmat masakan Padang.
·   Menu-menunya yang beragam menjadikan banyak pilihan sesuai dengan selera masing-masing,sehingga para pelanggan bisa memilih makanan sesuai dengan selera masing-masing.
·     Rumah makan padang sudah mempunyai nama atau sudah terkenal di berbagai daerah, jadi memudahkan anda dalam memasarkan produk.
·   Dengan cita rasanya yang khas menjadikan masakan Padang diminati banyak dari berbagai kalangan.
Kekurangan Usaha Rumah Makan Padang
Selain mempunyai kelebihan, juga terdapat kekurangan dalam kaitannya dengan mendirikan usaha rumah makan padang,diantaranya yaitu:
  1. ·         Banyak makanan yang tersisa, untuk menyiasati kekurangan ini anda dapat memperhitungkan banyaknya lauk pauk yang disajikan agar tidak berlebihan.
  2. ·         Banyak pesaing dari rumah makan lainnya, karena setiap daerah mempunyai masakan khasnya sendiri.


Hal yang perlu anda perhatikan

            Adapun hal-hal yang sebaiknya anda perhatikan ketika anda akan membuka usaha rumah makan padang:
Pertama, perbanyaklah informasi sebanyak mungkin tentang masakan-masakan padang yang paling banyak diminati di masyarakat. Pada umumnya menu makanan yang wajib ada di masakan padang yaitu sayur nangka, rebusan daun singkong, sambal khas padang, serta lauk pauk lainnya.
Kedua, menyiapkan peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan untuk menjalankan usaha ini,  seperti peralatan masak, etalase untuk memajang makanan, alat makan, tempat, meja dan kursi.
Ketiga, carilah lokasi yang strategis, anda perlu mencari tempat yang berpotensi banyak dilalui oleh orang ataupun dekat dengan gedung seperti kantor, pabrik bahkan kampus misal Universitas Amikom.
Keempat, Pastikan tempat anda rapih dan bersih supaya pelanggan baru berani untuk mencoba, dan merasa nyaman. Sehingga pelanggan akan merasa puas.
Kelima, Ketika buka berikanlah diskon atau gratis minuman supaya pelanggan baru tertarik menuju rumah makan anda. Pada umumnya menu di rumah makan Padang harganya murah-murah. Jadi anda jangan terlalu tinggi cukup kisaran Rp. 6000 – Rp.12.000 sesuaikan dengan lauknya.
Keenam, Rasa masakannya harus dipertahankan sesuai dengan masakan Padang. Jangan menurunkan kualitas rasa dari masakan agar para pelanggan anda tidak kecewa dan lari ke rumah makan orang lain.
Mungkin itu yang dapat saya bagikan pada kesemptan kali ini,semoga bermanfaat.


Selamat mencoba usaha ini, Semoga berhasil :-)

referensi:

Minggu, 19 Februari 2017

Lingkungan Internal dan Eksternal Bisnis


Lingkungan Internal dan Eksternal Bisnis


            Lingkungan bisnis memiliki ketergantungan yang kuat dengan kondisi ekonomi, industri dan kepentingan dalam anggota masyarakat yang lainnya. Oleh karena lingkungan itulah, keputusan bisnis banyak dipengaruhi oleh kepentingan pihak-pihak yang berasal dari berbagai latar belakang (sosial, budaya dan politik) yang berbeda. Pada dasarnya bisnis terkait dengan lingkungan internal sebagai sumber daya yang mempengaruhi aktivitas bisnis secara langsung. Bisnis juga dipengaruhi oleh lingkungan eksternal yang terdiri dari pihak-pihak pemegang kepentingan utama perusahaan (stakeholders) dan lingkungan umum yang secara tidak langsung terkait dengan aktivitas bisnis atau mempengaruhi kinerja perusahaan.

            Mengetahui komponen apa saja dari lingkungan dan memahami bagaimana lingkungan mempengaruhi perusahaan merupakan hal yang penting bagi manajer perusahaan. Lingkungan yang mengandung unsur ketidak pastian mempengaruhi perusahaan melalui berbagai aspek yang terkait dengan aktivitas perusahaan dan lingkungan eksternalnya. Misalkan, saja kondisi bencana alam dahsyat, seperti Tsunami di Aceh yang datang secara tiba-tiba, merubah semua perencanaan yang telah dibuat perusahaan yang ada disana, bahkan perubahan perencanaan pembangunan indonesia secara global. Oleh karena itu, sangat penting bagi manajer perusahaan untuk mengetahui komponen-komponen dalam lingkungan yang akan mempengaruhi kesuksesan perusahaan. Berdasarkan tingkat pengaruh pada perusahaan maka lingkungan bisnis dapat dibedakan menjadi 2, yaitu lingkungan internal dan lingkungan eksternal.

1. Lingkungan Internal
Lingkungan internal adalah sumber daya manusia dan fisik yang mempengaruhi kinerja bisnis secara langsung. Lingkungan ini terdiri atas berikut ini.

a. Karyawan
yaitu berhubungan dengan tenaga kerja/sumber daya manusia, kinerja karyawan dapat mempengaruhi jalannya suatu bisnis. jika karyawan dapat bekerja dengan baik, maka bisnis/perusahaan tersebut juga dapat berkembang dan maju.
b. Manajemen 
yaitu berhubungan dengan sejauh mana perusahaan tersebut dapat mengelola keahlian para pekerja, serta bagaimana pengelolaan waktu di perusahaan itu sendiri.
c. Pemegang saham (stakeholders) 
d. Modal dan peralatan fisik 
modal sangat penting dalam mendirikan suatu bisnis, tanpa modal perusahaan tidak akan dapat berdiri. modal tidak hanya uang, tetapi ketrampilan serta kemantapan hati. jika kita mempunyai kemantapan hati, maka pendiri perusahaan akan mempunyai semangat yang tinggi untuk memajukan bisnisnya.
e. Informasi 
berkaitan dengan sejauh mana pengetahuan seorang manajer akan kemajuan suatu dunia, semakin banyaknya pengetahuan tentang informasi dunia, maka perusahaan akan lebih mudah dalam menyediakan apa yang dibutuhkan konsumen.

2. Lingkungan Eksternal
Lingkungan eksternal adalah institusi atau kekuatan luar yang potensial mempengaruhi kinerja organisasi. Lingkungan eksternal terdiri dari dua komponen, yakni berikut ini.

a. Lingkungan khusus
Lingkungan khusus adalah bagian dari lingkungan yang secara langsung relevan terhadap pencapaian tujuan organisasi. Lingkungan khusus, meliputi orang-orang yang mempunyai kepentingan dalam organisasi (stakeholder), seperti konsumen, pemasok, pesaing dan kreditor.

            Konsumen. Sebagaimana diketahui, perusahaan ada untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Konsumen atau pelanggan merupakan kelompok potensial yang mengonsumsi output atau barang dan jasa yang dihasilkan perusahaan atau organisasi bisnis dan juga lembaga pemerintahan maupun organisasi nonprofit lainnya.

       Pemasok. Perusahaan atau individu yang menyediakan faktor-faktor produksi yang dibutuhkan perusahaan untuk memproduksi produk atau jasanya. Pasokan meliputi penyediaan bahan baku/material, peralatan, input keuangan dan tenaga kerja.

         Pesaing. Persaingan, meliputi semua tawaran pesaing yang nyata maupun potensial serta substitusi yang dipertimbangkan oleh pembeli. Biasanya setiap perusahaan mempunyaai satu atau lebih pesaing. Perusahaan perlu lebih memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen melalui penawaran produk dan jasa yang lebih baik dari pesaing.

   Kreditor. Perusahaan perlu memperhatikan kreditor atau kelompok kepentingan tertentu yang mempengaruhi kegiatan organisasi secara finansial (institusi keuangan ataupun individu yang memberikan pinjaman dana). Kreditor, misalnya bank akan menganalisi secara seksama dan teliti mengenai perkembangan bisnis dan potensi dari suatu perusahaan karena bank sangat berkepentingan dalam hal pencegahan terjadinya kredit macet atau ketidakmampuan perusahaan dalam mengembalikan pinjaman yang diberikan.

           Lingkungan umum
            Lingkungan umum meliputi berbagai faktor, antara lain kondisi ekonomi, politik dan hukum, sosial budaya, demografi, teknologi, dan kondisi global yang mungkin mempegaruhi organisasi. Perubahan lingkungan umum biasanya tidak mempunyai dampak sebesar perubahan lingkungan khusus, namun demikian manajer harus memperhatikan ketika merencanakan, mengorganisasi, mengarahkan serta mengendalikan aktivitas organisasi bisnis.

    Kondisi ekonomi. Tingkat inflasi, masalah pengangguran, tingkat pertumbuhan pendapatan nasional, keadaan neraca pembayaran, kondisi pasar saham serta fluktuasi kurs valuta asing dan buku bunga, secara umum adalah beberapa faktor ekonomi yang mempengaruhi praktik manajem dalam aktivitas bisnis. Terdapat hubungan timbal balik antara keadaan perekonomian dan aktivitas bisnis atau dunia usaha. Kestabilan dan pertumbuhan ekonomi akan mendorong perkembangan dunia usaha, dan sebaliknya perkembangan dunia usaha akan mewujudkan kestabilan dan pertumbuhan ekonomi.

     Kondisi politik dan hukum. Terdapat kestabilan politik dan kebijakan pemerintah yang sesuai dapat menciptakan suasana kondusif untuk mengembangkan aktivitas organisasi bisnis di berbagai bidang. Pertimbangan hukum juga perlu diperhatikan perusahaan, antara lain adanya peraturan pemerintah mengenai pembentukan dan pengawasan organisasi yang membatasi kebijakan manajerial, termasuk dalam hal pengelolaan sumber daya manusia.

     Kondisi sosial budaya. Para manajer perlu memperhatikan adanya perubahan sosial budaya masyarakat khususnya pola dan tren pasar yang dituju. Manajer perlu menyesuaikan strategi bisnis terutama pemasarannya dengan kondisi nilai-nilai sosial, kebiasaan, dan selera konsumen.

           Kondisi demografi. Kondisi demografi mencakup kebiasaan yang berlaku dalam karakteristik fisik dari populasi, seperti jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan, lokasi geografis, pendapatan, konsumsi keluarga. Perubahan pada karakteristik-karakteristik ini dapat berpengaruh pada kebijakan manajemen perusahaan dalam merencanakan, mengorganisasikan, memimpin dan mengontrol organisasi bisnisnya.

           Teknologi. Teknologi merupakan salah satu faktor lingkungan umum yang paling dramatis atau paling cepat mengalami perubahan. Teknologi pun menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi keputusan manajer terutama dalam hal pengembangan produk. Perkembangan teknologi sangatlah pesat, karena pemikiran manusia tidak terbatas sehingga dengan begitu mereka mengembangkan teknologi yang ada dengan kreatififas mereka. Maka pepatah mengatakan "siapa yang dapat menguasai teknologi, maka akan menggenggam dunia".

       Globalisasi. Globalisasi adalah salah satu faktor utama yang mempengaruhi organisasi bisnis. Manajer dari perusahaan besar maupun kecil yang ada di dalam negeri semakin ditantang dengan meningkatnya jumlah pesaing sebagai dampak dari adanya pasar global yang merupakan bagian dari lingkungan eksternal.

pengalaman saya belajar tentang lingkungan bisnis yaitu di Universitas Amikom Yogyakarta 

Referensi:
http://juwitaaroem.blogspot.co.id/2012/01/lingkungan-bisnis.html
http://rasifirdani.blogspot.co.id/2013/03/manajemen-dan-lingkungan-eksternal.html