Konstanta dan operator
A.
Konstanta
Konstanta
merupakan jenis identifier yang bersifat constant atau bisa disebut tetap.
Artinya nilai yang telah dituliskan didalam suatu program tidak dapat diubah. Sehingga
jika kita kita membuat program maka kita langsung menuliskan nilainya di
notepad ++ bukan di compilernya. Jadi compiler hanya menampilakn hasil dari
suatu program, tanpa kita harus menuliskan nilai terlebih dahulu.
Cara pendeklarasian konstanta bisa
menggunakan 2 cara, yaitu:
1. Menggunakan
preprocessor #define
Contoh
program:
#define :merupakan cara pendeklarasian konstanta.
X :merupakan nama dari konstanta.
10 :merupakan nilai konstanta
tersebut.
Dari
Program diatas maka hasil yang ditampilkan ketika program itu kita compile
adalah:
2.
Pendeklarasian konstanta dengan const
Contoh
Program:
Keterangan
dari program diatas:
Const :merupakan cara pendeklarasian
konstanta.
Int :merupakan tipe data.
M :sebagai nama dari konstanta.
5 :merupakan nilai dari konstanta
tersebut.
Hasil
dari program diatas adalah:
B.
Operator
Operator
merupakan tanda atau symbol yang digunakan untuk memanipulasi nilai dan
variable dalam suatu program. Terdapat beberapa operator yang sering digunakan
dalam membuat program, diantaranya yaitu:
1. Operator
aritmatika
Operator
aritmatika merupakan operator matematika dasar yang biasa digunakan. Operator
aritmatika terdiri dari:
a. Penjumlahan
Digunakan
untukmelakukan operasi menjumlahkan
nilai. Symbol dari penjumlahan yaitu +.
b. Pengurangan
Digunakan
untuk melakukan operasi kurang. Symbol yang diguanakan adalah -.
c. Perkalian
Digunakan
untuk melakukan operasi perkalian antara satu niali dengan nilai lain. Symbol
yang digunakan adalah *.
d. Pembagian
Digunakan
untuk melakukan operasi pembagian dari satu nilai dengan nilai lain. Symbol
yang digunakan adalah /.
e. Modulo
Digunakan
untuk menyatakan sisa hasil dari suatu pembagian. Penggunaannya didalam sebuah
program bisa menggunakan symbol % atau mod.
Contoh
program operator aritmatika:
Hasil
yang ditampilkan ketika program tersebut dijalankan:
2. Operator
relasional
Operator
relasional adalah operator yang digunakan untuk menyatakan sutu relasi atau
hubungan dari dua buah operand. Ada beberapa operator relasional yang sering
digunakan diantaranya yaitu:
a. >
Merupakan
jenis operasi yang digunakan untuk menyatakan suatu nilai lebih besar dari
nilai lain. Sebagai contoh: 5>4(5 lebih besar dari 4).
b. <
Adalah
jenis operasi yang digunakan untuk menyatakan suatu nilai lebih kecil dari
nilai lain. Sebagai contoh: 5<7(5 lebih kecil dari 4).
c. >=
Merupakan
jenis operasi yang digunakan untuk menyatakan nilai tersebut lebih besar atau
sama dengan. Contoh: >=85 =A artinya nilai 85 ikut kedalam nilai A.
d. <=
e. Merupakan
jenis operasi yang digunakan untuk menyatakan nilai tersebut lebih kecil atau
sama dengan. Contoh: <=85 =B artinya nilai 85 ikut kedalam nilai B.
f. ==
Merupakan
jenis operasi yang digunakan untuk menyatakan bahwa nilaio tersebut sama dengan
nilai yang lain.
g. !=
Merupakan
jenis operan yang diguankan untuk menentukan bahwa nilai tersebut tidak sama
dengan nilai lain. Contoh: 1!=2 (1 tidak sama dengan 2).
Operator
tersebut biasanya digunakan unruk melakukan pemeriksaan pada suatu kondisi
dalam suatu percabangan atau perulangan.
Contoh
program dari operator relasional adalah:
Hasil
yang didapat dari program diatas adalah sebagai berikut:
3. Operator
logika
Operator
logika digunakan untuk menyatakan suatu pernyataan. Operator logika hanya
menampilkan operasi dengan hasil berupa nilai benar atau salah, atau operasi
tersebut disebut Boolean.dalam suatu program biasanya pernyataan tersebut
dinyatakan dengan angka yaitu jika 1 maka artinya adalah benar, dan jika 0 maka
artinya salah.
Contoh
program yang menggunakan operasi logika:
Hasil
yang ditampilkan:
4. Increment
dan Decrement
Increment
adalah suatu penambahan nilai yang terjadi pada suatu variabel.operator yang digunakan yaitu ++, artinya nilai akan bertambah 1.
Decrement adalah pengurangan nilai yang terjadi pada suatu variabel. operator yang digunakan untuk melakukan operasi decrement adalah --, artinya setiap nilai akan dikurang 1.
Contoh program increment decrement adalah:
Maka jika program tersebut dijalankan, akan muncul hasil seperti dibawah ini:
Decrement adalah pengurangan nilai yang terjadi pada suatu variabel. operator yang digunakan untuk melakukan operasi decrement adalah --, artinya setiap nilai akan dikurang 1.
Contoh program increment decrement adalah:
Maka jika program tersebut dijalankan, akan muncul hasil seperti dibawah ini:












Tidak ada komentar:
Posting Komentar